Recent Blog post

Tayangan halaman minggu lalu


Minggu, 24 Mei 2015



Setelah malam minggu aku beli kado untuk khos dan pergi sebentar dengan nanda. Dan setelah semua dipersiapkan untuk memberi kejutan untuk khos. Dan setelah jam wekernya rusak dan sudah diperbaiki. Akhirnya, pagi sekitar jam 8an, aku, rully, rikky, kak rita, ami, uswah, zulfi, dkk pergi kerumahnya khos. Awalnya ada surprise gitu, tapi tidak mengejutkan. Rikky bawa kue ultah black forest gituuu, kalo yang ami bawa kue rainbow cake gituu...

Seruuu... rikky bawa boneka beruang gede, aku bawa kotak yang isinya jam weker, ada temen2 yang lain juga bawa kado. Trus tiup lilin, foto2, trus potong kue, trus makan2. Horeee....
Khosidah nambah tua.... hahahahaha :D

Disana, gue cuma diem karena ada sahabat2nya yang lain. Aku juga mikir kalo jadi khos kyaknya enak banget. Punya sahabat banyak, punya pacar, udah pinter, cantik lagi, kalo ngeliat hidup dia itu rasanya sempurna banget.. tapi ya aku tau kalo setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Tapi emang akunya aja yang iri sama temen2 aku.

Sweet seventeennya khos romantis, seru, gak keduga. Bentar lagi aku, terkadang aku berharap banyak dari orang2 yang aku sayangi. Tapi terkadang juga aku tidak berharap banyak karena menurutku tidak mungkin orang seperti dia akan menjadi seperti yang aku inginkan. Aku ingin sekali seperti orang lain. Tapi menurutku, sweet seventeen ituu something awesome sekaleeee.....

Setelah pengalaman dan pembelajaran akhir2 ini, terkadang aku masih mengulangi kesalahan yang sama. Ternyata kata2 yang katanya "Orang cuek itu kalo sama orang yang dia sayangi akan memberi perhatian lebih." atau "Orang pendiam itu orangnya setia." atau apalah itu ternyata cuma bulsyit belaka. Iya, beneran!! (menurutku)

Akhirnya aku memutuskan untuk berpaling bersamanya. Tapi terkadang aku masih ragu dengan perasaanku sendiri. Aku ingin sekali fokus UKK dan tugas2ku dan pelajaran2ku. Pikiranku masih berkutat dengan berbagai masalah yang seharusnya tidak kupikirkan. Aku berusaha untuk hal itu.

Seiring berjalannya waktu, tugasku bertambah banyak dan cerpen2ku belum selesai kutulis, masih menggantung ditengah jalan. Aku ingin segera menyelesaikan semuanya. Tadi sudah penilaian praktek seni tari tinggal laporannya. Sekarang tinggal tugas2 yang harus kuselesaikan dengan cepat. dan aku ingin sekali menyelasiakn cerpenku, karena mungkin aku terlalu sibuk engan urusanku dan terlalu banyak tugas2 yang menggelutiku sehingga waktuku banyak yang tersita.

Ah yasudahlah, nikmati saja alurnya..
Tetap berdoa semoga besok lebih baik dari hari ini.
KEEP STRONG! SMILE! FRIENDLY! ENJOY! HAPPY!!
And always to be better for future :)

Happy Sweet Seventeen, Khosidah

By : Unknown
Senin, 25 Mei 2015
0



Semua hari sudah ku lewati dengan senyuman dibalik kesedihan yang kusembunyikan. Sedangkan kalian masih menempel di dinding2 otakku. Setiap aku ingin menuangkan inspirasiku, pikiranku selalu penuh dengan berbagai kata2 yang tidak ku ketahui asalnya. Aku masih disini! Terjebak diantara dua bola yang selalu mengikuti dan terkadang menghalangiku untuk melakuka sesuatu. Kalian tidak akan pernah mengerti apa yang kurasakan selama ini. Aku pun baru kali ini merasakan hal terhebat yang perlahan membunuhku dengan memekik lembut hati dan mata batinku. Terkadang menghalangiku untuk melakukan sesuatu.

Dua hal yang sangat memberatkanku. Dua orang yang teramat sangat sulit untuk kutinggalkan. Dua sesuatu yang sudah membuatku bertahan sampai sejauh ini. Tapi aku masih ragu terhadap perasaanku sendiri. 

Kalu mengingat dua hari yang lalu... Aku sangat merasa sakit akan hal itu. Hari itu aku sudah merasa muak dengan semua yang aku lakukan. Hanya merasa sedikit bahagia untuk sesuatu hal terkecil saja. Setelah itu mendapat suatu masalah yang teramat sangat membuatku jatuh dan merasa kesakitan di dalam. Sungguh!! Aku tidak pernah merasa sesakit itu. Dadaku sakit, nafasku sesak, aku tidak mampu menahannya, jantungku berdegup kencang, denyut nadiku berdenyut cepat, semuanya terlihat sia2 dan aku merasa sangat lelah. Aku sakit!! Jatuh!! Rasanya aku ingin mengakhiri semua ini dan menyelesaikan masalah yang terlalu lama menggeluti semua pikiran, raga dan jiwaku selama ini. 
Aku sudah muak dengan semua ini.

Setelah itu aku merasa sedikit lega pagi harinya sekah berjuat air mata yang kuteteskan malam itu. Tidak berapa lama, semalam aku juga merasakan sesuatu yang sangat hebat. Perasaan yang membuatku semakin jatuh terlalu dalam ke jurang, membuatku terombang ambing didalam samudera luas yang tidka kuketahui tepiannya. Masih terjebak dipersimpangan jalan diantara dua arah yang teramat sangat membingungkanku. Semuanya terasa menyakitkan dan meragukan dan membingungkan. 

Ketika sebelumnya dia sudah megajakku untuk bertemu karena sudah lama tidak berjumpa. Akhirnya aku niatkan untuk nanti malam bertemu dengannya. Awalnya aku pikir kamu tidak akan mengajakku, tapi setelah itu masuklah pesan singkatmu yang menyatakan bahwa kamu ingin mengajakku keluar nanti  malam. Terkejut dengan isi pesan singkatmu, untuk kesekia kalinya kau merasa bingung kembali. Berkali-kali aku berusaha meyakinkan diriku yang terus terang tidak bisa menolak kedua ajakan itu. Kalau boleh jujur, aku ingin pergi bersama kalian berdua tap itu teramat sangat tidak mungkin kulakukan.


Berkali-kali aku diam, berusaha berfikir keras atas keputusanku. Jika boleh jujur, sebenarnya kau sangat ingin pergi bersama dengan dia. Setelah semua perkataan teman2ku yang terkadang membuatku berubah pikiran. Dengan perasaan bimbang, aku masih menggigit bibir bawahku dan gelisah dengan semua kerguanku. Terlebih ketika kalian saling mengalah untuk salah satu diantara kalian. Aku semakin bingung.....

Nanti malam ada pameran dilapangan dan ada pemutaran film PAA disekolahku. Aku sangat tidak enak jika harus menolak ajakan kalian. Tapi mau bagaimana lagi. Andai saja badanku bisa aku bagi menjadi dua, tapi hattiku tidak mungkin bisa aku bagi menjadi dua begitupun cintaku. Karena bagaimanapun juga cinta itu hanya bisa berlabuh disatu hati.

Sepertinya nanti malam aku jadi kepameran kalau begini caranya. 


Terus terang saja, akhir2 ini aku tidak fokus akibta hal sering menghantuiku hidupku beberapa bulan ini. Ketika semua tugas sudah aku selesaikan, datang lagi tugas yang lain. Aku mencoba maklum akan hal itu. Tapi untuk kamu, kenapa kamu masih membuatku bingung dengan perasaan dan kepercayaan yang sudah aku berikan kepadamu. Masih saja seperti dulu, ketika aku sudah lelah memerhatkanmu dengan segala macam usaha dan perjuanganku untuk mepertahankanmu. Dan dia.. Setelah aku merasakann berbagai macam pengalaman cinta yang aku miliki, aku sekarang trauma dengan semua hal yang pernah terjadi padaku. Sekarang aku anggap biasa tentang semua hal yang pernah dia berikan kepadaku.

Dan sekarang.. aku hanya ingin sendiri....... menunggu sunyi..... hingga yang tersisa hanya aku dan bayangnya... ( inikan lagunya for revenge yang sendiri :D )

Sudahlah, tidak usah direncanakan, nanti akan berjalan dengan sendirinya.
Biarkan waktu yang menjawab,
Ingatlah, semua kan indah pada waktunya.... :')

Ketika Cinta Harus Memilih

By : Unknown
Sabtu, 23 Mei 2015
0


Puncak 29
Sabtu dan Minggu, 16-17 Mei 2015


Pada awalnya gue udah pengen banget muncak waktu kak andi  bilang mau muncak. Antusiasme gue  teramat sangat besar, meskipun gue cewek, tapi gue yakin bisa mendaki dan mencapai puncak gunung manapun. Sampe2 gue batalin tugas kelompok rekayasa gue Cuma buat muncak ini. Tadinya rencana mau ke puncak ungaran tapi kagak jadi trus jadinya ke puncak 29. Uang gue buat beli kado buat khos minggu depan harus terkurangi karena buat iuran ke puncaknya itu dan beli keperluan lain.
Setelah persiapan ini itu, ijin ortu, dan lain sebagainya, gue dengan niat dan tekad yang kuat siap muncak. Jam 07.00 kumpul diruamhnya kembul buat cek perlengkapan, iuran, dan beli bahan makanan. Sekitar pukul 08.00, kita dengan 20 personil yaitu kak andi, kak ghozal, kak Mahmud, kak hafit, ino, ibnu, kembul, distiar, bagas tw, bagus tw, bagas a, widho, rikky, rully, khosidah, gue, arofiq, mikail, gilar, dan hanggrai. Jadi kita bawa motor 10, gue ama rully dan khos sama rikky, dan yang lainnya otw menuju tempur. Ditengah perjalanan, gue gak henti2nya liat kanan kiri gue. Pemandangan mulai dari arah kembang sampai keeling dan seterusnya. Akhirnya sampai ke tempur, lalu masih ngelajutin perjalanan lagi sampe rute pendakian.
Udara sejuk pedesaan mulai terasa, jalanan aspal yang menanjak dan pegunungan kanan kiri serta hamparan sawah membentang luas menyambut ke datangan kami. Waktu ada sebuah sungai mampir sebentar buat cuci muka sekalian nunggu temen2 yang dibelakang. Waktu itu rully ngebut cepat banget. Hahaha :D airnya seger banger, kaya abis dikeluarin dari kulkas saking dinginnya. Lanjut perjalanan lagi dan sampailah didesa wisata tempur dimana ada pemandangan indah, sungai, dan tempat yang teduh untuk bersantai.  Disana kita ngobrol2 bentar ama beli makanan di warung. Lalu lanjut perjalanan lagi dan sampai di masjid buat makan siang dan sholat dzuhur berjamaah.
Setelah itu perjalanan lagi buat markirin motor dirumah penduduk sekitar. Trus habis itu persiapan perjalanan dan berdoa dimulai…
Mulai mendaki…..
Waktu pendakian kurang lebih pukul satu siang, gue ama rully dan khos ama rikky. Awalnya kita bareng2, tapi setelah istirahat bentar kita terbagi dalam dua tim masing2 10 orang. Gue ada di tim kedua. Seru banget waktu perjalanan, jalanan menanjak, ada kebun kopi, pohon cokelat, alang2, rerumputan, bunga2, dan tidak lupa pemandangan indah pegunungan lain yang terlihat dari bawah, keren coy. Ditengah perjalanan juga yang waktu jalanan menanjak, detak jantung gue cepet banget dan nafas gue sesak. Bentar2 istirahat trus habis itu jalan lagi baru bentar udah capek. Tidak lupa untuk bercanda, foto2, dan tertawa bersama. Hahahahahhaahha :D
Perjalanan masih panjang, banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi tim kedua. Mulai dari badan yang udah ngos2an, jalanan naik mulu, ketemu cacing, kluwing, sungai, pemandangan indah dan semua yang diciptakan Tuhan. Dan gue masih bersama rully. Jalan setapak yang lebarnya hanya satu kaki, kiri jurang, semak2 berduri, dan blab la bla…
Waktu jalanan yang menanjak dan agak terjal, gue udah mulai gandengan ma rully. Ngebantu nyari jalan buat diinjek dan menjaga keselamatan gue yang terkadang unyur. Seneng banget waktu itu. Bisa pegangan tangan ama rully. Kenceng banget pula. Yaiyalah kalo nggak gue jatoh kejurang. Dan perjalanan masih panjang…
Ketika udah nyampe ditengah2, kita waktu nemuin orang2 yang lewat habis dari kebun selalu nanya apakah puncaknya masih jauh apa nggak dan  kebanyakan orang menjawab masih jauh. Lalu lanjut perjalanan lagi dan masih bergandengan tangan. Berkali2 gue sempet jatoh gara2 kagak focus lihat pemandangan dan lihat orang lewat, hampir aja gue mauk ke jurang. Tapi Pemandangannya keren bingooooo…. XD
Lalu kita sampailah disebuah warung dekat puncak dan beristirahat untuk tim 2. Setelah itu lanjut lagi. Jalanan masih menanjak dan terjal dan masih bergandengan tangan. Waktu udah kelihatan bendera merah putih dipuncak, gue langsung bersemangat. Tapi tim 2 akhirnya terpecah lagi menjadi 2 tim masing2 5 orang. Masih mencari tanjakan untuk berpijak. Bendera pun semakin terlihat dan kami tambah semangat.
Setelah perjalanan memakan waktu kurang lebih 5 jam, akhirnya kita sampai di puncak 29. Horeee!!! :D
Sunset pun terlihat, kita mulai berfoto2 ria dengan berbagai macam gaya. Senja mulai memperlihatkan keelokannya, garis cakrawala menghubungkannya, semburat warna orange memanjakan mata, hembusan angin gunung semakin terasa, lukisan senja diatas puncak 29 yang teramat sangat istimewa.
Gue juga berfoto2 dengan bendera pramuka dan pmr. Foto dengan khos dan rully. Gandengan tangan dan menikmati sunset di puncak 29. Semua rasa lelah terbayarkan dengan keindahan senja diatas puncak 29. Tidak sia2 usaha keras gue selama ini, waktu ngelihat sunset rasanya kagak nyangka gue bisa sampe diatas puncak gunung. Gue bahagia………………….
Hari pun mulai gelap, kita bersiap untuk mendirikan tenda. Delapan orang termasuk gue kebagian di tempat samping warung gitu, dipojokan gitulah. Sudah mendirikan tenda, kita mulau masak mie buat makan malam. Diatas puncak, udaranya dingin banget, bikin merinding mulu. Bbbrrrrrr….
Eh udah malem, terlihat pemandangan lampu kota dari atas puncak. Keren coy… terlihat PLTU, kota Jepara, Kudus, dan Semarang. Woow.. :o
Didalam tenda sambil nyanyi2 gitu, ada yang masak mie, ada yang nyanyi2, ada yang kedinginan, ada yang lihat pemandangan, ada yang makan cokelat. Ahahaha itu semua mah gue yang ngelakuin. Iya, gue bawa cokelat silver queen buat dimakan diatas puncak. Seru banget.
Udah minum susu jahe trus nunggu mie sambil bercanda nyanyi2 gitu. Trus udah makan mie terus udah malem semakin dingin udaranya. Didalem tenda yang kecil, gue ama khos bukannya tidur malah buat tulisan gitu. Trus habis itu khos tidur nyenyak banget, anget banget, pewe banget lagi. Heleh-_- dia mah diperhatiin rikky mulu, gue envy jadinya :3
Kurang lebih jam 8, khos udah tidur. Sedangkan gue dalam keadaan diatas puncak mana bisa tidur. Gue menikmati pemandangan malam diatas puncak sambil bercakap2 dan bercanda dengan kembar dan rikky. Dimana rikky memanjakan khos mulu dan gue sebagai orang yang tersiakan merasa sangat envy. Sungguh! Gue benci malem itu!
Tapi, setelah gue nulis dikertas yang itu, gue duduk berdua ama rully. Waktu itu ngobrol2 tentang wilayah mana yang jepara mana yang kudus mana yang semarang, ada jalan pantura, PLTU lah, pesawatlah, bintang jatuh, dan blablablablablabla………
Tiba2 rikky nagsih tau lampu bagus. Dari atas terlihat sebuah desa dengan formasi lampu yang unik. Ada yang bentuknya c, angka 9, huruf y, dan tulisan I <3 U. itu beneran lho. Pas banget lampunya. Keren, dan waktu gue ama rully berdiri buat ngelihat tuh lampu gue iseng aja megang tangan dia yang dimasukin kesaku. Ternyata tangannya dingin banget. Dan setelah duduk kembali, gue megang tangannya lagi dan mencoba menghangatkan dengan tangan gue yang udah mulai hangat. Gue bahagia malem itu. Gue genggam tangannya, berdua sambil menikmati pemandangan dari atas puncak. Genggaman tangannya kenceng, gua pun juga begitu. Saling menghangatkan satu sama lain.
Malam semakin larut, langit gelap bertaburan bintang dan benda angkasa, lampu kelap-kelip perkotaan, serta udara dingin yang menusuk tulang yang membuat suasana semakin romantic. Ciyeh silpong ama rully.. hahahahah :D
Sementara khos tidur dengan nyenyak, gue malah mesra2an ama rully. Masih dengan bercandaan dan topic yang terus berganti untuk memecah suasana malam diatas puncak. Mulai pukul 9an ato 10an, kembar udah pada tepar, rikky ngurus khos yang kakinya sakit, sementara gue masih bandel pengen diluar dengan dingin yang menusuk tulang. Dan masih berpegangan tangan, gue mulai bersandar dipundaknya rully, perlahan mulai mengantuk tapi tidak bisa tertidur. Gue mulai ngobrol serius ama rully. Kata2 yang masih gue inget adalah bahwa dia udah nyaman ama aku.
Entah sudah berapa jam gue menggenggam tangannya dan tangannya mengelus2 dan menggenggam tanganku. Akhirnya gue memutuskan untuk pindah ketenda karena udaranya semakin dingin. Khos sebelumnya juga udah pindah ketenda besar karena tenda yang kecil ketiup angin mulu. Gue tidur disampingnya khos, dan disamping gue ada rully yang awalnya musikan dan akhirnya ketiduran. Sementara gue merintih kesakitan karena kaki gu eyang terasa kaku dan perut gue yang tiba2 gak enak banget. Kaki kiri udah gue kasih konterpen dan fresker, udah gue pijit pula, tapi kagak ada perubahan.
Mata gue terpejam, pikiran gue masih melek. Kagak bisa tidur. Gue denger semua yang terjadi dluar dan didalam. Kaki khos yang kumat lalu dipijit rikky, kyaaa so sweet…. Orag2 pada teriak2 dan nyari tempat buat buang air. Dan blablablabla…………
Kadang gue masih ngobrol2 ama rikky. Setelah kurang lebih pukul 4an, gue akhirnya tertidur meskipun Cuma sebentar. Tiba2 bangun tidur, kaki gue udah sembuh. Alhamdulillah..
Akhirnya udah fajar, dan bersiap menyambut sunrise. Setelah pagi2 bangun dan packing tenda, kita mulai menikmai sunrise. Keren coy.. awalnya ada kabut, tapi akhirnya nggak. Kabutnya datang dan pergi begitu saja. Foto2 lagi pake tulisan2 gitu…
Gue suka gue suka..
Setelah itu sarapan makan roti, setelah itu persiapan pulang dan akhirnya pulang ke lembah. Ditengah perjalanan yang menurun, gue masih gandengan tangan ama rully tapi gak terus. Jalanan menurun dan puncak pun sudah  terlihat jauh dimata kami.
Puncak 29 yang sangat indah, memiliki pengalaman dan kenangan yang tak terlupakan. Pulang ditengah perjalanan gue tidur. Habis itu kerumahnya kembul buat makan2 dan akhirnya pulaang kerumah.
Rencananya, setelah ukk sebelum bulan puasa lanjut muncak lagi ke ungaran. Semarang.
Gue akan nabung dan ikut muncak lagi. Kalo khos ikut, gue juga ikut. Tapi kalo khos nggak ikut, gue bakal tetep ikut.
Cerita ini bakal gue buat cerpen dengan judul “Puncak 29 In Love”

By : Unknown
Senin, 18 Mei 2015
0
Hari-hari Penuh Motivasi


Seminggu ini gue jalani dengan penuh suka cita. Setelah gue putus dari pacar, gue mulai terbiasa dengan semua ini. Tapi terkadang ke-lebay-an gue kambuh, masih sempet sayang-sayangan sama pacar. Setelah gue pikir2, sebaiknya gue biasa aja sama dia. Ya, biasa saja layaknya teman biasa. Tapi terkadang juga gue merasa agak ewoh dengan dia. Yaa begitulah..

Setelah gue putus, beberapa hari gue masih ngobrol2 sama dia, tapi tetep aja gue yang mulai duluan. Kan emang dari sononya dia kagak pernah peka. Tapi, setelah gue mikir lagi, ternyata emang gue terlalu berlebihan, dan gue juga mikir tentang yang hanya sebuah status itu ternyata bukan cuma status biasa. Tapi itu mempunyai makna yang dalam bagi gue, menurut gue sendiri. So... gue emang lebih memilih sendiri daripada harus memilih salah satu diantara mereka. Terlebih gue selalu merasa menyakiti mereka berdua dan selalu ewoh dengan mereka berdua. Yaa.. gue mah emang gitu orangnya.. hahahahahhaha :D

Hari-hari gue selalu diwarnai dengan kegagalan, pasti itu. Terlebih disaat gue menjadi sekretaris kemah kelulusan. Berawal dari proposal yang slaah ketik, kemudian membuat surat undangan, surat ijin, surat pemberitahuan, dan kawan2nya. Mulai dari proposal, sebelumnya gue udah ngetik dan ada perubahan lagi, akhirnya gue print seperti tanpa ada kesalahan apa pun. Ternyata, waktu gue buat surat, anggaran dana ada yang salah. Parah!! Padahal tuh proposal udah ditanda tangani pembina ama kepsek dan udah distempel pula. Alhasil, gue pun merasa bersalah sekalee...

Lanjut ke pembuatan surat menyurat yang selalu salah dan mengalami kegagalan karena kecerobohan gue. Setelah gue pinjem arsip surat kemah bantara beberapa bulan yang lalu, gue udah ngetik jauh2 hari, dan pada saat itu ada survival xxvii yang teramat sangat menyibukkan. Baru saat survival selesai, dewan baru rapat buat kemah waktu itu hari kamis tanggal 23 April 2015, tepat seminggu yang lalu, gue nyuruh huning buat mengedit surat2 yang udah gue buat. Gue mulai membaca, mengedit, merevisi satu per satu surat yang gue buat. Dirumah, gue udah buat semua surat dengan merasa ragu dan penuh kebimbangan yang teramat sangat dalam. Waktu malem dirumah, gue udah pindahan dan mau buat surat ijin, tiba-tiba para boyband itu nyuruh gue buat nyelesein surat2 itu dan diprint besok pagi. Alhasil, gue pun iya2 aja. Pada saat itu juga, mereka minta data kelas x buat sangga kemah. Yaelah ribet amat yakkk.. Gue pun dengan gegap gempita balik kerumah lalu ngasih flashdisk ke mereka. Ino, Rikky, dan Bagus. Nama anggota boyband mereka.

Keesokan harinya, pagi2 gue udah standby di fotocopyan depan sekolah, dan ngeprint surat pemberitahuan yang menurut gue udah benar. Lalu gue nyari huning buat meralat suart2 gue, eh ternyata keteteran begitulah. Lalu ada bereka, sama siapa gitu gue lupa, bereka ngelihat surat2 gue dan ngedit yang menurutnya benar. Oke fix!! sekolah dulu..
Waktu itu hari jumat ada kebersihan dari pagi, jadi kagak ada pelajaran. Sepulang sekolah, gue pergi ke kelas miaa buat nyari huning nyuruh buatin amplop. Dikelas xi miia 3, ada anis lalu gue suruh ngedit surat2 gue (lagi). Kemudian, siang itu juga ada rapat dirumahnya rikky, karena disekolah gaboleh ada kegiatan karena ada penilaian adiwijaya adiwiyata gitu dehh.... :D

Siang itu juga ada passus rapat bersama dewan, sedangkan gue belum ngeprint surat2 gara2 khos nyuruh jangan ngeprint dulu. Yaudah deh, dirumahnya rikky, surat2 gue ternyata salah semua. Trus gue edit dan harus diprint sore itu juga. Dengan tergesa-gesa seperti dikejar setan, gue secepat kilat menyelesaikan dan mengedit semua surat. Copy, cut, paste. Copu, delete, paste.. begitu seterusnya.. sampai pada akhirnya gue yakin dengan apa yang gue kerjain. Waktu sudah sore, hampir mangrib baru udah selese semua dan pulang.

Keesokan harinya, setelah gue ada jaga pks yang ternyata gue diphpin sama tim penilaian adiwiyata, waktu itu gue agak lupa. Trus hari minggunya gue kira free. Ternyata kagak, gue dikasih tau khos kalo surat2 yang gue buat kagak ada yang bener. Sumpe lo???? :o
Buang2 duit aja yaa... Dirumahnya rikky, gue dihalusin sama kak andi. Ngapain juga gue dihalusin? kan biasanya gue dikasarin mulu. Lalu gue melihat surat2 yang salah yang udah gue buat yang ternyata udah ditanda tangani sama pembina pramuka. Ya, ada yang salah dan gue ceroboh saat mengedit surat2 gue itu. Hari itu juga, gue udah nyelesein dan membuat siasat buat tandatangannya.
Udah selese hari itu juga.

Lalu hari senin gue jaga pks, dan diphpin lagi. Katanya yang dateng mobil empat ternyata  yang dateng cuma satu. Yaelahh.. Ah yasudahlah...

Kemudian hari2 selanjutnya gue jalani dengan penuh riang gembira, walopun gue masih ngerasa bersalah dengan berbagai kecerobohan yang  gue lakuin. Oh  ya, waktu malem apa gitu gue lupa, gue nengok nenek dicobaan, dan ngobrol bentar sama pakdhe yang selalu ngebully gue setelah dua hari kemaren gue dibully lagi. Gue diruang tamu, curcol2 dikit. Begimanapun juga, gue kagak bisa becni sama pakdhe gue sendiri. Motivasi yang gue dapetin waktu itu.

Hari demi hari gue mulai bisa menerima semua ini. Menjalani semuanya dengan penuh semangat dan motivasi. Gue mulai mengikuti alur dunia ini, menikmati semua yang terjadi. Setelah kesendirian gue, tiap pulang sore gue dirumah langsung nyuci baju, bersih2, dan njemur pakean. Lalu gue baru makan, setelah seharian gue kagak pernah makan. Yaa,. hari2 yang gue jalani..
Oh yaa, hari minggu, gue priksa kedokter dan minta obat. Gue juga sekalian nimbang berat badan gue, ternyata ideal binggo gaess.. 45 kg, alhamdulillah turun...

Sekarang hari kamis, dan obat gue cuma habis baru dua butir. Ada enam macam obat yang harus gue minum, gue nggak pernah makan sampe isya, minum obat kagak pernah.

Ah yasudahlah...
Malem ini gue mau ketemuan sama nanda, dan besok gue pengen ke bondo, trus siangnya ada pendirian tenda, lalu malemnya gua mu makan bakso sama mami gue sekalian pamit mo kemah.

Tunggu terbitan selanjutnya.. yang berjudul..
Bintang Tak Sempurna..

Selamat senja, gaesss.....
ILYSM:*({})
By : Unknown
Kamis, 30 April 2015
0


25.01.2015 – 22.04.2015


Malam ini terasa berbeda seperti malam-malam sebelumnya, tidak ada satu pun pesan singkat yang melayang diponselku. Ketika aku menunggu sebuah sapaan berbentuk tulisan darimu yang tak kunjung masuk diponselku. Apakah kamu membenciku?? Apakah aku terlalu berlebihan untuk semua ini? Apakah aku sudah mulai berubah pikiran?

Entahlah. Semua itu terjadi begitu saja tadi siang. Sebelumnya semalam aku sudah memberitahumu melalui pesan singkat, tapi kita resmi berpisah tadi siang saat jam istirahat pertama disekolah. Ya, keputusan yang membingungkan bagiku. Teramat sangat plin plan diriku ini. Tapi kamunya juga begitu, tidak ada respon untuk mempertahankanku. Apakah kamu tidak sungguh-sungguh denganku? Dulu aku berpikir kita akan tetap bersama meski salah satu tersakiti dan akan tetap bertahan sampai kita sudah lelah untuk menjaga hubungan kita. Sudah seberapa lama aku bertahan meski berkali-kali tersakiti, meski diam-diam aku memendam sesuatu yang janggal, meski aku sudah sabar dengan sifatmu yang kukagumi dari dulu itu. Semuanya terlihat sia-sia dimataku, mungkin kamu tidak benar-benar menyayangiku, jika iya, mengapa kamu bisa melepaskanku dengan mudahnya begitu saja?? Ku kira kamu berbeda dengan cowo lain, tapi ternyata sama saja. Ya ada bedanya, beda banget malah. Kamu terlalu dingin, sayang…

Semalam, jantungku berdegup kencang, nafasku sesak, kepalaku penuh dengan berbagai pikiran yang membingungkan dan membuatku ragu untuk mengatakan hal itu. Ketika aku tulis dan kukirim keponselmu, kamu meminta untuk berbicara secara langsung. Tadi siang, saat jam istirahat pertama, aku menceritakan semua yang kupikirkan dan kupendam selama ini. Tapi terkadang keraguan itu selalu datang tiba-tiba dan membuatku semakin bingung dengan keputusanku tersebut.

Dan malam ini… aku mulai berubah pikiran. Mungkin aku mulai bisa menerima sifatmu itu. Nyatanya, selama ini aku bisa dengan mudah bertahan meski berkali-kali tertekan dan tersakiti. Jika boleh jujur, aku masih ingin bersamamu. Tapi sepertinya kamu tidak pantas untuk menerimaku lagi, karena aku terlalu jahat dan kamu terlalu baik untukku. Sepertinya sulit untuk mendapatkan orang sepertimu. Aku yakin itu.

Setelah aku berpikir kembali, ternyata aku sudah terlalu nyaman dan terlalu dalam denganmu. Aku ingin kita kembali…. Huahahahahahahahhhahahhahhah :’(
Plin plan plin plan plin plan plin plan!!!!!!!!! :3

Seharusnya aku bisa bersyukur karena ada seseorang yang dapat menerimaku apa adanya dan menemani hari-hariku yang dulunya galau. Kamu juga sudah menggoreskan kenangan yang teramat sangat indah untuk kulupakan.
Ahh… Tapi bagaimana?? Jika aku bersamamu ada dia yang secara tidak langsung aku sudah menyakiti perasaannya. Jika aku bersama dia, aku tahu kamu diam-diam sebenarnya tidak suka kedekatanku dengan dia. Tapi mau bagaimana lagi??? Haaaahhhhh???
Aku pacar kamu, tapi dia yang perhatian sama aku. Lhatrus??

Kalo boleh jujur lagi, aku merasa sakit saat baru saja kamu menulis status tentang seseorang yang tidak ku ketahui itu. Apakah karena kita sudah tidak ada hubungan, jadi kamu bisa seenaknya menulis status yang bukan tentang diriku. Aku merasa sakit didalam saat membaca status itu. Sungguh!!

Ah yasudahlah lupakan!! Mungkin kamu memang benar-benar sudah ingin melupakan wanita yang ingin terus bertahan meski berkali-kali tersakiti dan belum bisa menerimamu apa adanya. Aku terlalu jahat untukmu dan kamu terlalu baik untukku.

Malam ini, aku merasa kamu disana sedang galau karena ulahku tadi.
Aku tidak pantas untuk dimaafkan.
Jika boleh bersama lagi, aku akan berusaha menerimamu apa adanya.
Tapikan seharusnya kamu yang bilang begitu, seharusnya kamu minta maaf dan meminta kesempatan untuk bersamaku lagi dan berusaha mejadi yang terbaik untukku. Itu yang aku inginkan. Tapi mau bagaimana lagi jika kamu tidak peka.
Ya sudahlah. Lupakan! Abaikan!

Maaf dan terimakasih untuk semuanya. :’)
Aku menyayangimu
By : Unknown
Rabu, 22 April 2015
0
Hari Ini dan 5 Hari Kedepan, Entahlah


Hai... kemaren gue habis ketemu sama si pacar. Gue dirumah udah berncana mo ceria dan nggak nunjukkin kalo gue lagi kecewa, galau, sedih, dan banyak masalah. Tapi gue kagak bisa, gue malah cuek dan gak peduli didepannya. Ternyata gue nggak pandai bersandiwara coyy...

Gue juga udah berencana setelah survival, gue mau mutusin si pacar. Tapi gatau kalo gue plin plan lagi. Setelah gue dapet pebcerahan dan dapet tekanan dari sana sini, gue rasa waktunnya dan tinggal menunggu waktu yang tepat. Selama lima hari kedepan, mungkin gue nggak bisa komunikasi dan ketemu dia. Selama itu juga gue mencoba merenung dan terus berpikir. Selalu.

Semalem, gue ditelpon si pacar setelah gue waktu ketemu dia cuek dan gak peduli. Percakapan ditelepon yang cukup lama bagi gue dan menyisakan kenangan yang indah juga bagi gue. Gue masih mikir2, apakah gue yakin mo mutusin si pacar?? Setelah survival, lihat situasi kondisi dulu aja lahh..

Gue semakin bingung setelah vanilla bilang gitu mulu ke gue, apalagi keraguen gue terhadap perasaan gue sendiri. Trus belum lagi si pacar yang diem2 gue punya unek2 tentang dia, dan gakmungkin gue ceritain kedia. Sekarang dia lagi lomba survival disana, sedang berjuang dan berusaha membanggakan almamater dan orang2 yang mereka sayangi. Berdoa aja semoga mereka semua berhasil dan memberikan yang terbaik untuk semua yang ada disini. Amiin.

Tidak banyak kata yang gue untai siang hari ini. Apalagi ini lagi les komputer dan temen2 udah pada pulang. Oh iya, harapan gue mulai terkabul satu persatu. Hehe, kacamata gue baru. Alhamdulillah...
Belom hape samsung, tas, sepatu, jam tangan item, boneka beruang gede (gara2 liat boneka beruang jadi pengen punya dan mau gue peluk terus, haha), gue juga pengen bisa naek motor (maksud gue mengendarai gitulahh), oiyah gue juga pengen baju rajut ama jaket gituuu....
Yaelahhh.... Banyak banget permintaan gue, lebih tepatnya kebutuhan, lebih tepatnya lagi harapan yang belum terbeli. Haahahahahahaaa :D

Gue lagi berusaha nabung buat beli baju rajut buat gue pake dikawinannya sepupu gue, dan jam tangan item dari dulu yang belum kesampean. Gue mencoba bersyukur dengan keadaan gue saat ini. Always
Dan sekarang... perut gue mulai laperrrr...

Oke fix!! Gue masih kepikiran yang itu :(
Gue pengen mutusin si pacar abis survival, yah liat sikon dulu. kalo survivalnya menang (AMIN) yah langsung diputusin, kalo survivalnya kalah (moga aja kagak) yah nunggu waktu beberapa hari dulu baru diputusin. Tapi gue kagak tega :/

Ah yasudahlah, dijalani dulu ajaaaa....

Nikmati setiap hembusan nafasnya
Ikuti jejak langkah kakinya
Perhatikan setiap alur kehidupan
Rasakan disetiap aliran denyut nadinya
Dengarkan dentuman jantungnya
Tetap bersama dan jalani setiap detik kehidupan didunia ini....
Thanks!! ^_^)/
By : Unknown
Kamis, 16 April 2015
0
Nyesek!!


Hari ini tadi ada latihan kadet jam 7an gitu.. tapi gue sengaja berangkat siang, pengennya mo ambil kacamata dulu tapi gajadi. Ah yasudahlah..
Eh waktu gue udah sampe dilapangan malah udah selese. Haha.. ternyata ada skenario gitu buat kadetnya. Alhasil gue pun cuma bengong dan gatau apa2. Lalu gue cenglu sama Dika dan Uswah kerumahnya kembul.

Habis dirumahnya kembul ngobrol2 bentar, gue dan temen2 mo survey ke pantai bondo buat upacara penutupan prapelantikan pks nanti. Trus udah habis sampai dibondo makan2, foto2, minta ijin, dan blablablabla....

Setelah dari bondo lalu ke kaliaman minta jin juga, tapi pak rtnya gaada. jadinya pulang, tapi mampir kerumah kostnya pentol dulu. dikostnya pentol, gue, tio, ardika, oyong, khos, candra, wawan, tiara, ngobrol2 gitulah pkokonya. gue musikan sama oyong.  gambar2 gitu ditabnya pentol. waktu itu juga gue lagi smsan sama rully dan rikky. waktu diperjalanan, khos bilang kegue kalo dia mo ketemu rikky dan bilang sesuatu sebelum survival, yah intinya kya nyemangatin gituu..

lalu waktu itu gue bilangin ke rikky biar dia peka. kan si rully udah tau tuh kalo gue dikostnya pentol. gue dan khos berharap mereka berdua nyamperin kita. sambil nunggu tuh orang, gue sambil ngeprint cerpen dan jajan diwarung depan sekolah. trus sampe temen2 yang laen pada pulang. trus balik lagi ke kost. cuma gue, khos, pentol, dan oyong. disana khos tiduran, gue meluk boneka beruang gede (gue lagi pengen boneka beruang gede :D) , sambil gitaran juga, sambil nyanyi2, sambil oyong curhat, dan bla bla bla bla...

sampe oyong ama muin berantem gara2 oyong gamau minjemin gutarnya ke muin. akhirnya, setelah nunggu berjam2, padahal sebelumnya udah gue kodein yuh rikky. gue kira mereka ada komunikasi gitu, eh ternyata sama aja kagak peka!!

sebenarnya gue juga pengen ngomongin sesuatu ke rully sebelum survival dan ngasih salam semangat!! tapi apa?? sama aja kagak peka!! gue benci!! trauma!! nyesek senyesek-nyeseknya orang nyesek!!

kenapa sih cowok kagak pernah peka?? sekalipun udah dikodein sampe kya apapun!!
gue berncana, habis survivval gue mau mutusin rully. yah semog aaja terkabul!!
dan gua gak ada alasan untuk itu..

thanks!!
nyesek!!
By : Unknown
Selasa, 14 April 2015
0

- Copyright © Ini Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -