Tayangan halaman minggu lalu

Posted by : Unknown Rabu, 22 April 2015



25.01.2015 – 22.04.2015


Malam ini terasa berbeda seperti malam-malam sebelumnya, tidak ada satu pun pesan singkat yang melayang diponselku. Ketika aku menunggu sebuah sapaan berbentuk tulisan darimu yang tak kunjung masuk diponselku. Apakah kamu membenciku?? Apakah aku terlalu berlebihan untuk semua ini? Apakah aku sudah mulai berubah pikiran?

Entahlah. Semua itu terjadi begitu saja tadi siang. Sebelumnya semalam aku sudah memberitahumu melalui pesan singkat, tapi kita resmi berpisah tadi siang saat jam istirahat pertama disekolah. Ya, keputusan yang membingungkan bagiku. Teramat sangat plin plan diriku ini. Tapi kamunya juga begitu, tidak ada respon untuk mempertahankanku. Apakah kamu tidak sungguh-sungguh denganku? Dulu aku berpikir kita akan tetap bersama meski salah satu tersakiti dan akan tetap bertahan sampai kita sudah lelah untuk menjaga hubungan kita. Sudah seberapa lama aku bertahan meski berkali-kali tersakiti, meski diam-diam aku memendam sesuatu yang janggal, meski aku sudah sabar dengan sifatmu yang kukagumi dari dulu itu. Semuanya terlihat sia-sia dimataku, mungkin kamu tidak benar-benar menyayangiku, jika iya, mengapa kamu bisa melepaskanku dengan mudahnya begitu saja?? Ku kira kamu berbeda dengan cowo lain, tapi ternyata sama saja. Ya ada bedanya, beda banget malah. Kamu terlalu dingin, sayang…

Semalam, jantungku berdegup kencang, nafasku sesak, kepalaku penuh dengan berbagai pikiran yang membingungkan dan membuatku ragu untuk mengatakan hal itu. Ketika aku tulis dan kukirim keponselmu, kamu meminta untuk berbicara secara langsung. Tadi siang, saat jam istirahat pertama, aku menceritakan semua yang kupikirkan dan kupendam selama ini. Tapi terkadang keraguan itu selalu datang tiba-tiba dan membuatku semakin bingung dengan keputusanku tersebut.

Dan malam ini… aku mulai berubah pikiran. Mungkin aku mulai bisa menerima sifatmu itu. Nyatanya, selama ini aku bisa dengan mudah bertahan meski berkali-kali tertekan dan tersakiti. Jika boleh jujur, aku masih ingin bersamamu. Tapi sepertinya kamu tidak pantas untuk menerimaku lagi, karena aku terlalu jahat dan kamu terlalu baik untukku. Sepertinya sulit untuk mendapatkan orang sepertimu. Aku yakin itu.

Setelah aku berpikir kembali, ternyata aku sudah terlalu nyaman dan terlalu dalam denganmu. Aku ingin kita kembali…. Huahahahahahahahhhahahhahhah :’(
Plin plan plin plan plin plan plin plan!!!!!!!!! :3

Seharusnya aku bisa bersyukur karena ada seseorang yang dapat menerimaku apa adanya dan menemani hari-hariku yang dulunya galau. Kamu juga sudah menggoreskan kenangan yang teramat sangat indah untuk kulupakan.
Ahh… Tapi bagaimana?? Jika aku bersamamu ada dia yang secara tidak langsung aku sudah menyakiti perasaannya. Jika aku bersama dia, aku tahu kamu diam-diam sebenarnya tidak suka kedekatanku dengan dia. Tapi mau bagaimana lagi??? Haaaahhhhh???
Aku pacar kamu, tapi dia yang perhatian sama aku. Lhatrus??

Kalo boleh jujur lagi, aku merasa sakit saat baru saja kamu menulis status tentang seseorang yang tidak ku ketahui itu. Apakah karena kita sudah tidak ada hubungan, jadi kamu bisa seenaknya menulis status yang bukan tentang diriku. Aku merasa sakit didalam saat membaca status itu. Sungguh!!

Ah yasudahlah lupakan!! Mungkin kamu memang benar-benar sudah ingin melupakan wanita yang ingin terus bertahan meski berkali-kali tersakiti dan belum bisa menerimamu apa adanya. Aku terlalu jahat untukmu dan kamu terlalu baik untukku.

Malam ini, aku merasa kamu disana sedang galau karena ulahku tadi.
Aku tidak pantas untuk dimaafkan.
Jika boleh bersama lagi, aku akan berusaha menerimamu apa adanya.
Tapikan seharusnya kamu yang bilang begitu, seharusnya kamu minta maaf dan meminta kesempatan untuk bersamaku lagi dan berusaha mejadi yang terbaik untukku. Itu yang aku inginkan. Tapi mau bagaimana lagi jika kamu tidak peka.
Ya sudahlah. Lupakan! Abaikan!

Maaf dan terimakasih untuk semuanya. :’)
Aku menyayangimu

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ini Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -