Tayangan halaman minggu lalu

Posted by : Unknown Sabtu, 23 Mei 2015




Semua hari sudah ku lewati dengan senyuman dibalik kesedihan yang kusembunyikan. Sedangkan kalian masih menempel di dinding2 otakku. Setiap aku ingin menuangkan inspirasiku, pikiranku selalu penuh dengan berbagai kata2 yang tidak ku ketahui asalnya. Aku masih disini! Terjebak diantara dua bola yang selalu mengikuti dan terkadang menghalangiku untuk melakuka sesuatu. Kalian tidak akan pernah mengerti apa yang kurasakan selama ini. Aku pun baru kali ini merasakan hal terhebat yang perlahan membunuhku dengan memekik lembut hati dan mata batinku. Terkadang menghalangiku untuk melakukan sesuatu.

Dua hal yang sangat memberatkanku. Dua orang yang teramat sangat sulit untuk kutinggalkan. Dua sesuatu yang sudah membuatku bertahan sampai sejauh ini. Tapi aku masih ragu terhadap perasaanku sendiri. 

Kalu mengingat dua hari yang lalu... Aku sangat merasa sakit akan hal itu. Hari itu aku sudah merasa muak dengan semua yang aku lakukan. Hanya merasa sedikit bahagia untuk sesuatu hal terkecil saja. Setelah itu mendapat suatu masalah yang teramat sangat membuatku jatuh dan merasa kesakitan di dalam. Sungguh!! Aku tidak pernah merasa sesakit itu. Dadaku sakit, nafasku sesak, aku tidak mampu menahannya, jantungku berdegup kencang, denyut nadiku berdenyut cepat, semuanya terlihat sia2 dan aku merasa sangat lelah. Aku sakit!! Jatuh!! Rasanya aku ingin mengakhiri semua ini dan menyelesaikan masalah yang terlalu lama menggeluti semua pikiran, raga dan jiwaku selama ini. 
Aku sudah muak dengan semua ini.

Setelah itu aku merasa sedikit lega pagi harinya sekah berjuat air mata yang kuteteskan malam itu. Tidak berapa lama, semalam aku juga merasakan sesuatu yang sangat hebat. Perasaan yang membuatku semakin jatuh terlalu dalam ke jurang, membuatku terombang ambing didalam samudera luas yang tidka kuketahui tepiannya. Masih terjebak dipersimpangan jalan diantara dua arah yang teramat sangat membingungkanku. Semuanya terasa menyakitkan dan meragukan dan membingungkan. 

Ketika sebelumnya dia sudah megajakku untuk bertemu karena sudah lama tidak berjumpa. Akhirnya aku niatkan untuk nanti malam bertemu dengannya. Awalnya aku pikir kamu tidak akan mengajakku, tapi setelah itu masuklah pesan singkatmu yang menyatakan bahwa kamu ingin mengajakku keluar nanti  malam. Terkejut dengan isi pesan singkatmu, untuk kesekia kalinya kau merasa bingung kembali. Berkali-kali aku berusaha meyakinkan diriku yang terus terang tidak bisa menolak kedua ajakan itu. Kalau boleh jujur, aku ingin pergi bersama kalian berdua tap itu teramat sangat tidak mungkin kulakukan.


Berkali-kali aku diam, berusaha berfikir keras atas keputusanku. Jika boleh jujur, sebenarnya kau sangat ingin pergi bersama dengan dia. Setelah semua perkataan teman2ku yang terkadang membuatku berubah pikiran. Dengan perasaan bimbang, aku masih menggigit bibir bawahku dan gelisah dengan semua kerguanku. Terlebih ketika kalian saling mengalah untuk salah satu diantara kalian. Aku semakin bingung.....

Nanti malam ada pameran dilapangan dan ada pemutaran film PAA disekolahku. Aku sangat tidak enak jika harus menolak ajakan kalian. Tapi mau bagaimana lagi. Andai saja badanku bisa aku bagi menjadi dua, tapi hattiku tidak mungkin bisa aku bagi menjadi dua begitupun cintaku. Karena bagaimanapun juga cinta itu hanya bisa berlabuh disatu hati.

Sepertinya nanti malam aku jadi kepameran kalau begini caranya. 


Terus terang saja, akhir2 ini aku tidak fokus akibta hal sering menghantuiku hidupku beberapa bulan ini. Ketika semua tugas sudah aku selesaikan, datang lagi tugas yang lain. Aku mencoba maklum akan hal itu. Tapi untuk kamu, kenapa kamu masih membuatku bingung dengan perasaan dan kepercayaan yang sudah aku berikan kepadamu. Masih saja seperti dulu, ketika aku sudah lelah memerhatkanmu dengan segala macam usaha dan perjuanganku untuk mepertahankanmu. Dan dia.. Setelah aku merasakann berbagai macam pengalaman cinta yang aku miliki, aku sekarang trauma dengan semua hal yang pernah terjadi padaku. Sekarang aku anggap biasa tentang semua hal yang pernah dia berikan kepadaku.

Dan sekarang.. aku hanya ingin sendiri....... menunggu sunyi..... hingga yang tersisa hanya aku dan bayangnya... ( inikan lagunya for revenge yang sendiri :D )

Sudahlah, tidak usah direncanakan, nanti akan berjalan dengan sendirinya.
Biarkan waktu yang menjawab,
Ingatlah, semua kan indah pada waktunya.... :')

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ini Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -