Tayangan halaman minggu lalu

Posted by : Unknown Kamis, 09 April 2015

Sesuatu yang Membingungkan

Aku tidak menyangka bisa sampai sejauh ini melakukan semuanya. Setelah hari-hari yang penuh suka duka dan berbagai pengalaman baru yang kutemukan. Aku masih menjadi milikmu sampai sekarang dan aku masih berhubungan dengan dia sampai saat ini.

Ketika berbagai masalah datang bertubi-tubi hanya sekadar mendewasakanku ataupun membuatku merasa sedikit menyerah untuk menjalani semua ini. Perlahan tapi pasti, akhir-akhir ini aku mendapat berbagai tekanan dari berbagai pihak. Seperti biasa dari keluarga, teman, teman dekat, sahabat, pacar, dan seseorang diluar sana yang selalu merendahakan dan tidak mempercayakanku.

Sedikit demi sedikit, dapat kulalui permasalahan dan mencoba tegar, serta tidak lupa akan nasihat sahabatku itu. "Menangis tidak ada gunanya dan hanya akan membuatmu sia-sia" kurang lebih seperti itu yang dituliskannya dipesan singkat. Beberapa hari tlah kulalui, dan mencoba ikhlas untuk peristiwa seminggu ini. Aku mulai tersenyum dan bersandiwara diluar. Memakai topeng penuh keceriaan dan tersenyum dalam tangisan. Aku mulau menaruh harapan banyak dan membuat masa depan yang lebih baik. Tapi pasti ada rasa pesimis yang menghantuiku. Rasanya tidak mungkin jika aku kuliah dengan keadaan seperti ini. Entahlah, masa depanku..

Sekarang aku merasa bahwa aku hanyalah omong kosong belaka dan banyak alasan untuk mengerjakan sesuatu. Aku sangat menginginkan hal itu tapi diriku sendiri yang membuatku sulit untuk melakukannya dan rasanya tidak mungkin aku bisa melakukan hal itu. Terkadang sesuatu yang direncanakan secara matang tidak terjadi, tapi sesuatu yang tidak direncanakan malah terjadi. Terkadang aku merasa bersemangat melakukan sesuatu, tapi terkadang juga aku langsung down jika ada yang mem-bullying-ku.

Terlebih hubunganku denganmu yang kurang harmonis akhir-akhir ini. Keegoisanku dan ketidakpekaanmu yang membuat kita selalu berbeda pendapat dan menjadi sedikit rumit untuk dipermasalahkan. Berkali-kali terkadang aku masih ragu perasaan ini yang bisa menjadikanku semakin kuat untuk terus bersamamu. Tidak ada alasan untuk aku menyayangimu. Tapi sifatmu itu yang selalu membuatku bertahan dan ingin terus bersamamu. Aku tidak bisa membencimu. Sekalipun itu aku tidak memberi kabar ataupun melayangkan pesan singkat diponselmu.

Sosokmu masih terngiang dikepalaku. "Aku butuh kepastian", baru saja kau tulis dipesan singkatmu. Ketika berulang kali kamu menanyakan hal yang sama seperti dulu. "Apa yang kamu suka dari aku", dan kujawab "Tidak ada". "Masihkah kamu sayang denganku??", dan kujawab "Tidak tahu". Dan ketika kamu bilang bahwa kamu butuh kepastian, aku ragu utnuk menjawabnya. Membingungkan.

Mencoba meyakinkan. Kalau boleh jujur, aku bosan dengan hubungan kita. Aku ingin lebih dari sekadar ini. Yang selalu aku bilang dari awal bahwa aku butuh perhatian, kepedulian, dan kasih sayang. Makanya sampai sekarang aku masih mempertahankan dia untuk memberiku perhatian dan tempatku untuk bercerita segala keluh kesahku. Aku sendiri masih bingung kenapa aku sampai bisa mempercayakan dia daripada kamu.

Sekali lagi, aku menyayangimu. Dan aku tidak ada alasan untuk itu.
Aku sayang kamu:*{}

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ini Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -